Well 3 Sat

Well 3 Sat 


Stamina adalah masalah bagi banyak pria, terutama saat Anda mulai menjelang 30-40 an. Hal ini dipengaruhi tingginya beban pekerjaan sehingga tubuh kehabisan energi. Stress, masalah kesehatan dan menurunnya jumlah hormon testosteron juga termasuk penyebabnya. Berkurangnya kekuatan pria sering kali menjadi salah satu penyebab terganggunya keharmonisan rumah tangga. 

Padahal dari hubungan yang harmonis kualitas kesehatan pun meningkatkan dan hidup jadi lebih menyenangkan. 


well-3-sat


Anda dapat mengkonsumsi Well 3 SAT. Berbeda dengan produk lain, Well 3 SAT adalah suatu suplemen yang bermanfaat untuk membantu memelihara stamina pria agar tetap Strong All Time. Produk ini bukan obat, melainkan suplemen yang komposisinya terdiri dari bahan-bahan alami yang bermanfaat bagi tubuh. 

PasakBumi Ginseng Tribulus Terrestris L-Arginine 

Manfaat Well 3 Sat : 

  1. Meningkatkan kadar hormon testosteron dalam tubuh. 
  2. Mempercepat proses produksi hormon testosteron. 
  3. Meningkatkan gairah seksual. 
  4. Meningkatkan energi fisik dan seksual. 
  5. Mempengaruhi peningkatan libido. 

Petunjuk Penggunaan : 1x sehari 1 tablet. Oleh karena itu bagi para pria jika ingin menambah stamina dan fitalitas agar lebih tahan lama hanya dengan Well 3 SAT (Strong All Time).

Arginine atau L-arginine adalah asam amino yang diperoleh tubuh melalui makanan yang mengandung protein, seperti daging merah, daging ayam, ikan, produk olahan susu, kedelai, gandum utuh, dan kacang-kacangan. Arginine juga diproduksi di laboratorium dan sebagai kandungan campuran di dalam obat. Arginine digunakan sebagai terapi tambahan untuk menangani penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, seperti gagal jantung. Selain itu, arginine juga dipercaya efektif di dalam menangani sejumlah kondisi, antara lain: Nyeri dada (angina) Tekanan darah tinggi Tekanan darah tinggi saat hamil (preeklamsia) Disfungsi ereksi Nyeri pada tungkai karena aliran darah kurang lancar Peradangan saluran pencernaan pada bayi baru lahir Memperbaiki kondisi setelah operasi. 

Tribulus dapat membantu problem seksual karena memiliki komponen yang disebut protodioscin. Zat ini oleh tubuh manusia akan diubah menjadi hormon dehidroepiandosteron atau DHEA, yang merupakan stimulan untuk memproduksi hormon testosteron dan estrogen. Singkatnya, tribulus merangsang tubuh untuk membentuk hormon testosteron dan estrogen. Disfungsi ereksi Untuk para pria yang mengalami masalah ini, 

Ginseng Korea bisa dikonsumsi sebagai obat kuat. Anda bisa mencoba mengonsumsi 900 mg atau 1.400-2.700 mg ginseng Korea tiga kali sehari selama 12 minggu. Ejakulasi dini Sebuah penelitian mengatakan bahwa pemberian tablet ekstrak ginseng korea dengan dosis 350 mg selama 8 minggu dapat meningkatkan fungsi seksual pria. Khasiat ginseng Korea ini dipercaya baik untuk memperbaiki kesehatan seksual pria. 


Berikut ini adalah khasiat pasak bumi, yang dikutip Kompas.com dari laman Meetdoctor.com. 1. Meningkatkan testosteron Pasak bumi mengandung senyawa eurycomanone yang berfungsi untuk mengoptimalkan pembentukan hormon pria (testosteron). Peningkatan testosteron memiliki banyak efek yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja seksual, pertumbuhan otot, dan produksi sperma. 

Baca juga: Pria Perlu Tahu, 8 Tanda Kadar Testosteron Rendah Sebuah studi di Malaysia, yang diterbitkan pada 2012 menguji 76 pria yang hanya memiliki 35 persen kadar testosteron dalam kisaran normal. Setelah sebulan mengonsumsi pasak bumi jumlah testosteron meningkat drastis hingga di atas 90 persen. 2. Mengatasi fertilitas Ada beberapa bukti bahwa selain meningkatkan kadar testosteron, pasak bumi juga bisa meningkatkan kualitas sperma sehingga membantu mengobati masalah kesuburan pria. Kualitas sperma, diukur berdasarkan volume, konsentrasi, dan motilitas. Semua poin itu yang memengaruhi kesuburan pria. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2010 mengamati perubahan kualitas sperma pada 75 pria yang diberi 200 miligrams pasak bumi setiap hari selama tiga bulan. Baca juga: Gagal Menghamili? 

Simaklah 6 Tips Jitu Memacu Kualitas Sperma Kualitas sperma meningkat secara signifikan, dan 15 persen partisipan melaporkan kehamilan spontan setelah perawatan. Namun, seperti halnya cara kerja herbal-yang memperbaiki sistem tubuh sehingga berangsung-angsur membaik, pasak bumi pun membutuhkan proses dalam mengatasi kesuburan pria. 3. Meningkatkan libido 

Pasak bumi mengandung senyawa eurycomanone, turunan alkaloid, saponin, tanin dan lainnya, digunakan sebagai afrodisiak untuk membantu mengatasi tingkat libido yang rendah. Baca juga: Simaklah, 6 Makanan Sehat yang Mampu Bangkitkan Libido Pria Khasiat untuk meningkatkan kadar testosteron membuat dorongan seks jauh lebih tinggi, ereksi lebih tahan lama, ejakulasi kuat, dan peforma seks yang jauh lebih baik. Kondisi itu terjadi karena pasak bumi juga memiliki khasiat untuk menambah energi. 4. Lemak berkurang dan massa otot bertambah Pasak bumi adalah suplemen alami yang populer di antara atlet angkat besi dan mereka yang ingin membentuk otot. Namun, Anda tidak perlu menjadi atlet yang serius untuk mendapatkan manfaat dari pasak bumi. Kenaikan testosteron bisa membantu menurunkan lemak dan mendapatkan massa tubuh tanpa lemak. Ini akan memiliki efek yang lebih besar lagi jika Anda berolahraga secara teratur.

Untuk mengembalikan stamina pria Anda dapat melihat tips berikut ini : Latihan selama 20 sampai 30 menit sehari-hari, dengan fokus pada latihan aerobik diatas latihan resistensi. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup, setidaknya tujuh sampai sembilan jam per malam. Makan diet seimbang, menghindari makanan olahan, dan makan makanan kaya sayuran, asam lemak dan protein. 





Ejakulasi Dini

Ejakulasi Dini 


Ejakulasi dini -Tidak Dapat Bertahan Lama.  adalah suatu Situasi saat  terjalin berhubungan intim dengan pasangan seorang pria mengalami ejakulasi atau mengeluarkan sperma terlalu cepat saat melakukan hubungan seksual. Akibat telalu cepat mengalami  tentu tidak dapat tercapainya klimaks atau kepuasan seksual pada pasangan dan juga pria itu sendiri. Tiap pria dipastikan pernah mengalami ejakulasi dini. Jika hal ini terjadi sesekali, tidak perlu dikhawatirkan. Namun Anda disarankan menemui dokter jika 50 persen hubungan seksual yang pernah Anda lakukan berakhir dengan ejakulasi dini. 

Sebenarnya tidak ada patokan pasti soal durasi berhubungan seksual yang baik karena hal ini tergantung kepada kepuasan masing-masing pasangan. Sebuah penelitian pernah dilakukan terkait berapa lama hubungan seks sebaiknya berlangsung. Hasilnya, rata-rata waktu bagi pria untuk mencapai ejakulasi setelah melakukan penetrasi adalah sekitar lima setengah menit. 

Apa Saja Penyebab Terjadinya Ejakulasi Dini. 


Ejakulasi dini dapat disebabkan oleh faktor psikologis dan fisik. Penyebab psikologis dari ejakulasi dini meliputi stres, depresi, atau rasa cemas. Sedangkan penyebab fisik dari ejakulasi dini dapat berupa: Gangguan hormon tiroid Gangguan prostat Gangguan refleks Gangguan hormon lainnya Pengobatan Ejakulasi Dini Dokter akan mencari tahu penyebab ejakulasi dini dengan memeriksa riwayat kesehatan pasien, termasuk kondisi psikologisnya. Jika tidak ditemukan masalah dari sisi psikologis pasien maka dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah dan tes urine. Ada beberapa cara untuk menangani ejakulasi dini, antara lain dengan: Penanganan secara mandiri Menggunakan obat-obatan dari dokter Melakukan konseling ke psikiater bersama pasangan Penyebab Ejakulasi Dini Salah satu penyebab ejakulasi dini adalah faktor psikologis, yang dapat berupa: Stres. Depresi. Rasa cemas tidak bisa memuaskan pasangan. Pengalaman traumatis sejak kecil, misalnya pernah dilecehkan secara seksual atau pernah tertangkap basah melakukan onani. 

Sering melakukan onani ketika remaja dengan memaksakan diri untuk ejakulasi dengan cepat akibat takut tertangkap basah. Selain faktor psikologis, ejakulasi dini juga bisa dipicu oleh masalah-masalah yang berkaitan dengan fisik, di antaranya: Gangguan hormon tiroid. Gangguan prostat. Gangguan refleks pada sistem yang mengatur ejakulasi. Radang atau infeksi saluran kemih atau prostat. Gangguan zat kimia di otak. Gangguan hormon. Kerusakan saraf akibat cedera atau operasi. Efek samping merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Keturunan juga merupakan salah satu faktor risiko dari ejakulasi dini. Artinya, seseorang memiliki risiko lebih tinggi mengalami ejakulasi dini jika di dalam keluarganya ada yang memiliki kondisi sama. 

Pemeriksaan Ejakulasi Dini 

Dokter akan mencari tahu penyebab ejakulasi dini dengan memeriksa riwayat kesehatan pasien, termasuk kondisi psikologisnya. Jika diketahui bahwa pasien memiliki riwayat stres, gangguan kecemasan, depresi, atau pengalaman traumatis, maka kemungkinan ejakulasi dini dipicu oleh faktor-faktor tersebut. Namun, jika hasil evaluasi kejiwaan menunjukkan bahwa kondisi psikologis pasien baik-baik saja, maka ejakulasi dini dicurigai akibat komplikasi dari suatu penyakit yang pasien derita. Untuk memastikannya, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium. Di antaranya adalah: Pemeriksaan darah, untuk mengetahui kadar hormon testosteron pasien. Tes urine, jika dokter mencurigai ejakulasi dini disebabkan oleh infeksi di dalam tubuh. 

Pengobatan Ejakulasi Dini 

Penanganan secara mandiri, menggunakan obat-obatan dari dokter, dan melakukan konseling ke psikiater bersama pasangan adalah hal-hal yang termasuk dalam penanganan ejakulasi dini. Penanganan mandiri Penanganan mandiri merupakan cara yang bisa dilakukan sendiri sebelum pergi ke dokter. Dengan melakukan beberapa teknik relaksasi atau teknik untuk mengalihkan perhatian, ejakulasi dini bisa ditangani. Di antaranya adalah melalui cara-cara berikut ini: - Cobalah untuk melakukan posisi hubungan seksual dengan pasangan. Tujuannya adalah agar pasangan dapat dengan mudah menarik penis ketika Anda mulai mendekati ejakulasi. Setelah rasa ingin ejakulasi telah hilang, penetrasi bisa kembali dilanjutkan. - Untuk menahan ejakulasi, lakukan teknis bernapas dalam-dalam dan beristirahat sebentar di sela-sela penetrasi. Saat beristirahat, alihkan pikiran ke hal-hal lain agar keinginan untuk ejakulasi menurun. - Bagi Anda yang memiliki penis yang sangat sensitif, penggunaan kondom tebal dapat membantu menurunkan sensasi untuk ejakulasi. - Cobalah untuk menghilangkan kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol. 

Penanganan ejakulasi dini dengan obat-obatan Salah satu golongan obat untuk mengatasi ejakulasi dini adalah selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), yang merupakan obat antidepresan. Jenis SSRI yang dapat digunakan dalam penanganan ejakulasi dini adalah fluoxetine, sertraline, dan paroxetine. Efek samping ketiga jenis obat ini tergolong ringan, seperti merasa lelah, menjadi sering berkeringat, mual, muntah, dan diare. Efek samping akan reda setelah tubuh menyesuaikan diri dengan obat selama beberapa minggu.Beberapa penderita ejakulasi dini mengaku mengalami kemajuan atas kondisinya setelah menggunakan obat-obatan SSRI selama 7-14 hari. 

Penanganan ejakulasi dini dengan anestesi topikal Anestesi topikal mengandung zat yang dapat membuat bagian tubuh menjadi kebas dan mati rasa. Obat ini dapat dipakai sesaat sebelum melakukan hubungan seks. Efek kebas yang diberikan anestesi topikal dapat mengurangi sensasi sehingga menunda ejakulasi. Meski efektif, penanganan dengan cara ini juga memiliki efek samping. Beberapa pria mengaku kurang menikmati hubungan seksual akibat kepekaan penis mereka yang berkurang. Tidak hanya pria, pasangan lawan jenis juga dapat mengalami hal yang sama. Ini dikarenakan zat anestesi ikut terserap ke vagina. Dalam kasus yang jarang terjadi, anestesi topikal dapat menyebabkan pemakainya mengalami alergi. Penanganan ejakulasi dini melalui konseling Selama konseling, pasangan akan didorong untuk menceritakan segala masalah yang dapat memengaruhi hubungan mereka dan menemukan solusinya bersama-sama dengan bantuan psikiater. Sesi ini juga dapat membantu pasangan mengurangi kecemasan dan mengatasi stres. Biasanya efek konseling akan terlihat lebih nyata jika didukung dengan pemberian obat. Selain menelaah masalah yang terjadi pada pasangan, psikiater juga akan memperkenalkan teknik latihan untuk menunda ejakulasi. Yang pertama adalah teknik “meremas”. 
\
Ketika Anda sudah mulai merasakan ejakulasi, berilah sinyal pada pasangan untuk berhenti dan langsung meremas kepala penis Anda selama 10-30 detik. Setelah penis dilepaskan, tunggulah selama setengah menit sebelum mengulangi proses yang sama. Lakukanlah metode ini secara berulang-ulang sebelum ejakulasi benar-benar dibiarkan terjadi. Teknik yang kedua adalah adalah teknik “berhenti-mulai” (“stop and go”). Teknik ini dilakukan selama masa penetrasi. Ketika sudah mulai dirasakan ejakulasi, segera keluarkan penis dari organ intim pasangan, lalu mulai ambil napas dalam-dalam. Setelah keinginan untuk ejakulasi hilang, lanjutkan lagi penetrasi. Lakukan teknik ini secara berulang-ulang sesuai dengan kebutuhan Anda dan pasangan.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *